Perkuliahan Tatap Muka (PTM) Perdana Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
LUAR BIASA – Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda mengadakan kuliah offline/ Perkuliahan Tatap Muka (PTM) perdana setelah 2 tahun daring dikarenakan pandemic covid-19. Pada semester gasal tahun ini seluruh fakultas yang ada di UWGM Samarinda memulai Perkuliahan Tatap Muka (PTM) perdana. Eko Ravi Pratama selaku Dosen dari Fakultas Ekonomi yang mengajar mata kuliah komunikasi negosiasi bisnis pada mahasiswa semester 5 ia menyampaikan “ Setelah 2 tahun lamanya perkuliahan dilaksanakan via Online yang mana dirasa memang ada plus minusnya ketika di laksanakan, akhirnya kita dapat melaksanakan perkuliahan kembali secara tatap muka berkumpul pada satu kelas yang mana diharap dapat lebih maksimal dalam kegiatan belajar mengajar ini. Meliahat mahasiswa yang dirasa perlu adaptasi dari kuliah online ke offline hal ini diluar ekspektasi saya sebagai tenaga pengajar yang mana justru meliahat antusias mahasiswa yang luar biasa sehingga memberikan feedback dan impact positive vibes pada lingkungan Kampus, walaupun demikian kami pun tak lupa untuk selalu mengingatkan kepada mahasiswa untuk taati protokol kesehatan, semoga dengan kembalinya kegiatan belajar mengajar ini kita dapat lebih maksimal dalam membentuk dan mempersiapkan generasi bangsa. HIDUP MAHASISWA!!. Ujar Pak Ravi.
Adapun Zuroya Mahasiswi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Semester 3 mengakui agak sulit berinteraksi dengan teman atau dosen saat pertama kali melakukan perkuliahan tatap muka.
“ Karna ini adalah perkuliahan offline perdana rasanya masih agak sedikit canggung, dikarenakan pada saat kuliah online teman teman berada dikampung jadi tidak pernah berjumpa dan kurang komunikasi “ . Tutur Zuroya.
Meskipun demikian, Zuroya mengatakan lebih memilih kuliah offline lantaran ingin lebih mengenal kampus secara langsung dan sudah banyak mahasiswa yang melaksanakan Perkuliahan tatap muka sehingga mahasiswa merasakan kuliah yang “ sebenarnya “.
Selain itu Ahmad Syahroni Mahasiswa semester 5 dari Fakultas Ekonomi menjelaskan bahwa perkuliahan online dan offline ada perbedaan yang signifikan.
“Online itu cenderung tidak persiapan untuk masuk, dosen hanya memberi link kita sudah masuk ke kelas hanya dengan cara mengklik link yang diberikan dan kita tidak mempersiapkan dari segi penampilan, sementara offline kita harus mempersiapkan penampilan yang kitab bawa kekampus yaitu dalm hal OOTD ( outfit of the day ).