Seminar Nasional Ekonomi Islam
SAMARINDA – Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda mengadakan seminar nasional dengan mengangkat tema “ Prospek industri berbasis ekonomi islam di masa depan” dengan menghadirkan 4 pembicara/pemateri dan di hadiri oleh siswa/i SMA sederajat dan guru SMA sederajat. Acara seminar di buka dengan sambutan pertama oleh Rektor UWGM Samarinda Dr. Drs. Ali Mushofa, M.M. lalu dilanjutkan oleh sambutan kedua oleh Wakil Rektor UWGM Samarinda M. Astri Yulidar Abbas, S.E., M.M.
Seminar nasional ini menghadirkan keynote speaker Rektor UWGM Samarinda Dr. Drs. Ali Mushofa, M.M. Sebagai pemateri pertama dalam memberikan materi dengan judul “ Hijriyah Muamalah Berbasis Syariah”. Beliau menyampaikan dalam materinya diperkirakan th 2024 belanja muslim akan mencapai US $ 2,4 T. atau akan mengalami peningkatan pertumbuhan kumulatif tahunan (CAGR) dalam 5 th sebesar 3,1%. Perkembangan pasar muslim tersebut tidak terlepas dari adanya segmen kelas menengah muslim belakangan ini yang dikenal dengan Gen-M (Generasi Muslim). Peran Gen-M yang dapat membuat perubahan besar untuk industri halal harus diperhatikan oleh perusahaan.
Seminar di lanjutkan oleh pemateri kedua yakni Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Dr. H. Syarifuddin Israil, M.Pd dengan mengangkat tema “ Falsafah Dasar Sistem Ekonomi Islam “ yang dilakukan secara luring.
Seminar dilanjutkan oleh pemateri ketiga yakni Perwakilan Dari Bank Kaltimtara Syariah Lasnoto, S.E., M.Si. Yanng mengangkat tema “ Perkembangan dan prospek perbankan Syariah “. Beliau menyampaikan bahwa Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia yang mencapai 87,18%, Indonesia memiliki peluang untuk pengembangan ekonomi syariah. Jumlah tersebut merupakan pangsa pasar produk dan jasa berbasis ekonomi dan keuangan syariah yang sangat besar. Hal tersebut didukung dengan tren kenaikan konsumsi barang dan jasa halal yang diperkirakan memiliki pertumbuhan cukup tinggi. Bahkan Indonesia telah dinobatkan sebagai destinasi wisata halal terbaik oleh Global Muslim Travel Index 2019. Hal ini menunjukkan industri pertumbuhan ekonomi syariah di tanah air semakin berkembang seiring dengan semakin berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap implementasi prinsip syariah di dalam kehidupan masyarakat.
Seminar dilanjutkan oleh pemateri terakhir yakni Dr. M. Nafik Hadi Riyandono, S.E., M.Si. dari Depart. Ekonomi Islam UNAIR. Dalam materinya yang mengangkat judul “ Ekonomi Islam dan Peluang Kerja “ Dr. Nafik menyampaikan tentang Urgensi mengembangkan ekonomi islam dan dampak system pasar persaingan serta level tantangan pengembangan ekonomi islam.
Acara di lanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta yang mengikuti seminar secara online, lalu ditutup dengan pemberian cendera mata kepada pemateri yang hadir. Harapannya diadakan seminar ini agar peserta seminar lebih mehami cara kerja ekonomi islam sehingga dapat mengimplementasikannya dimasa yang akan datang.